Lompat ke konten utama
Certyneo
Réglementation

Akuntansi Bisnis: Kewajiban Hukum Lengkap

Certyneo3 mnt membaca

Certyneo

Penulis — Certyneo · Tentang Certyneo

Digitalisation des processus administratifs — équipe en réunion de travail

Akuntansi Bisnis: Kewajiban Hukum Lengkap

Pendahuluan

Akuntansi adalah pilar penting manajemen bisnis di Prancis. Baik usaha mikro, VSE, UKM atau pengusaha perorangan, setiap struktur tunduk pada kewajiban akuntansi ketat yang ditentukan oleh Kode Komersial, Rencana Akuntansi Umum (PCG) dan Kode Pajak Umum. Kewajiban-kewajiban ini tidak terbatas pada entri akuntansi sederhana: mereka mencakup penyimpanan dokumen pendukung, pemeliharaan register wajib, penerbitan faktur yang sesuai, dan pembuatan laporan keuangan tahunan. Panduan pilar ini merinci semua aturan yang berlaku, ambang batas yang harus diperhatikan, dan praktik yang baik untuk mengamankan aktivitas Anda secara hukum sekaligus mengoptimalkan pengelolaan keuangan Anda.

1. Catatan pembukuan wajibPasal L. 123-12 KUHD mewajibkan semua pedagang untuk menyimpan tiga catatan mendasar:buku jurnal ⬥⬥⬥,buku besardanbuku persediaan(yang terakhir dihapus untuk tahun anggaran yang dibuka sejak 2016, namun dokumen inventaris tetap wajib). Jurnal secara kronologis mencatat semua operasi yang mempengaruhi aset perusahaan, sedangkan buku besar mencatat entri-entri ini berdasarkan akun.

Bagi pengusaha mikro, sistem ini disederhanakan: hanya diperlukanbuku pendapatan ⬥⬥⬥, dilengkapi denganbuku pendapatan ⬥⬥⬥, dilengkapi dengandaftar pembelianuntuk kegiatan penjualan barang (pasal 50-0 CGI). Daftar-daftar ini harus disimpan tanpa dikosongkan atau diubah, dan sekarang dapat dihapuskan sesuai dengan keputusan tanggal 22 Maret 2017, dengan ketentuan bahwa keaslian, integritas, dan keterbacaan data dijamin selama masa penyimpanan resmi.

Kelalaian dalam menyimpan catatan-catatan ini dapat menyebabkan penolakan akuntansi oleh administrasi pajak, dengan konsekuensi serius: perpajakan otomatis, biaya tambahan dan denda.

2. Faktur dan dokumen pendukung: kepatuhan dan konservasi

Setiap faktur yang diterbitkan harus mematuhi informasi wajib yang tercantum dalam Pasal 242 nonies A Lampiran II CGI dan Pasal L. 441-9 Kitab Undang-undang Hukum Dagang: identifikasi para pihak, nomor SIREN, nomor PPN intra-komunitas, uraian yang tepat tentang barang atau jasa, tarif dan jumlah PPN, syarat-syarat pembayaran dan denda keterlambatan pembayaran.

Sejak undang-undang Sapin II (UU No. 2016-1691) dan sebagai bagian dari reformasi faktur elektronik yang diatur dalam peraturan no. 2021-1190, perusahaan Prancis harus secara bertahap beralih kefaktur elektronik wajibmelalui platform Chorus Pro atau platform dematerialisasi mitra (PDP) antara tahun 2026 dan 2027.

Dokumen pendukung (faktur, kontrak, laporan bank, nota pengiriman) harus disimpan10 tahundari akhir tahun anggaran (pasal L. 123-22 KUHD), dandari akhir tahun anggaran (pasal L. 123-22 KUHD), dan6 tahun

untuk dokumen perpajakan (pasal L. 102 B LPF). Dokumen pendukung yang hilang dapat membuat entri akuntansi menjadi tidak valid dan mengurangi pengurangan biaya.

3. Entri akuntansi dan standar yang berlaku

Entri akuntansi harus mematuhi Rencana Akuntansi Umum (Peraturan ANC no. 2014-03) yang mendefinisikan nomenklatur akun dan aturan penilaian. UKM yang melebihi dua dari tiga ambang batas berikut (neraca €4 juta, omzet €8 juta, 50 karyawan) harus membuat laporan tahunan lengkap: neraca, laporan laba rugi, dan lampiran.Grup terdaftar atau grup yang melakukan penawaran umum menerapkanstandar IAS/IFRS

sesuai dengan Peraturan Komisi Eropa No. 1606/2002. Meskipun VSE/UKM tidak terlibat secara langsung, mereka yang beroperasi dengan mitra internasional atau bertujuan untuk menggalang dana harus memahami hal ini.

Pencatatan harus dilakukan berdasarkan prinsip pencatatan ganda, dengan jejak audit yang andal (pasal L. 13-0 C LPF). Software akuntansi yang digunakan harus sesuai dengan format FEC (Accounting Entries File) yang diperlukan dalam pelaksanaan pemeriksaan pajak.

4. Kewajiban khusus berdasarkan status⬥⬥⬥ usaha mikromendapat manfaat dari akuntansi yang sangat disederhanakan tetapi harus menagih dengan menyebutkan “PPN tidak berlaku, pasal 293 B CGI” di bawah ambang batas waralaba. ITUpengusaha perorangandi rezim riil harus memiliki rekening komersial yang lengkap.Perusahaan VSE/UKM(SARL, SAS) juga harus menyerahkan laporan tahunan mereka ke pengadilan niaga dalam waktu satu bulan setelah persetujuan mereka (pasal L. 232-23 KUHD).

Coba Certyneo gratis

Kirim amplop tanda tangan pertama Anda dalam kurang dari 5 menit. 5 amplop gratis per bulan, tanpa kartu kredit.

Pelajari lebih lanjut

Panduan lengkap kami untuk menguasai tanda tangan elektronik.